Lomba Shalawat Al-Banjari Di Iain Sunan Ampel

Posted: March 15, 2011 in Uncategorized

Puluhan grup sholawat Banjari se-Jawa Timur pada Ahad (18/4) mengikuti festival sholawat yang diselenggarakan Ikatan Qori Qoriah Mahasiswa (IQMA) IAIN Sunan Ampel (SA) di Gelanggang Mahasiswa (GEMA). Dari data panitia penyelenggara, ada sekitar 47 kelompok sholawat di Jawa Timur yang mengikuti festival tersebut.

Sebenarnya, lomba sholawat tersebut dirangkai dengan beberapa kegiatan lain dalam rangka peringatan Dies Maulidiyah IQMA ke-21 yang pada tahun ini mengambil tema “Bangkitkan Semangat Qurani, Lestarikan Budaya Islami”. Tentu saja hal tersebut ditujukan sebagai salah satu upaya untuk menjaga eksistensi budaya lokal bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.
Selain festival sholawat Banjari, peringatan Dies Maulidiyah ke-21 IQMA SA tersebut juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan lain. Kegiatan tersebut adalah bakti sosial, training motivasi dakwah dan akan dipungkasi dengan pengajian akbar yang rencananya akan diadakan di bulan Juni mendatang.
“Festival sholawat se-Jatim ini kami adakan agar kita mampu menjaga dan melestarikan eksistensi budaya lokal kita sendiri”, ujar Mu’tashim Billah yang kini menjadi Ketua IQMA SA.
Agaknya, tujuan penyelenggara mengadakan festival sholawat sebagai upaya menjaga dan melestarikan tradisi lokal tersebut sangat diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. Adalah Agung, salah satu peserta festival dari STAIN Kediri. Dia mengaku tahun lalu juga mengikuti festival Banjari yang juga diadakan IQMA. Begitu juga pada tahun ia dan grup sholawatnya mengikuti kembali festival yang sama. Disamping untuk mengikuti lomba, dalam benaknya lebih terpatri semangat untuk menjaga kekayaan budaya lokal berupa sholawat Banjari.
“Tahun lalu saya juga ikut lomba seperti ini, namun tidak menang. Tapi yang penting bagi saya adalah bagaimana melestarikan kecintaan terhadap Nabi Muhammad dengan bersholawat kepada beliau”, ujarnya selepas tampil.
Selain peserta dari Kediri, juga ada kelompok sholawat yang datang dari Jombang, Mojokerto, dan beberapa kota lain di Jawa Timur. Tampak juga beberapa kelompok Banjari yang datang dari kota Surabaya sendiri.

Festival Banjari tersebut memperebutkan juara kategori 1, 2, dan 3, serta juara harapan dari IQMA. Untuk memperebutkannya, tiap kelompok harus menampilkan 2 nadzom sholawat, satu nadzom wajib dan satunya lagi adalah nadzom bebas. Ruangan GEMA yang biasa terlihat sepi, untuk kali ini ramai oleh berbagai kelompok Banjari dan sesekali terdengan applaus dan sorakan dari hadirin ketika tersentuh oleh bacaan bait-bait sholawat peserta yang tampil di podium pementasan

PARA PEMENANG fESTIVAL sHOLAWAT AL-BANJARI SEJAWA TIMUR
JUARA I
Group : Nurut Talibin (No Undi 34) dengan Nilai 95

JUARA II
Group : Syaiqul Habib ( No Urut 01) dengan nilai 94

JUARA III
Group : Kun Fayakun (No Urut 28) dengan Nilai 93

JUARA HARAPAN I
Group : AL-Jalalah (No Urut 39) dengan nilai 92

JUARA HARAPAN II
Group : Shot (No 35) dengan nilai 91

VOCAL TERBAIK
Delegasi MI Al-MUAWANAH (No Urut 08)

BACKING VOKAL TERBAIK
Delegasi Ihya’ut Tonah ( No urut 18)

MUSIK BANJARI TERBAIK
Delegasi Syaiqul HAbib (no Urut 01)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s